Pekik Takbir Menutup Seruan Hadapi Inggris

November 10, 2008 at 6:29 am (Islam, Life) (, , )

… dan diakhiri dengan pekik “MERDEKA!”

Kira-kira apa reaksi pertama membaca judul post ini, dan kalau tidak kuungkapkan bahwa itu adalah orasi Bung Tomo menjelang perang 10 Nopember 1945 di Surabaya?

Yap, sudah bisa diduga. Pikiran pertama kita adalah trio bomber yang baru saja dieksekusi atau bosnya di sono. Awalnya benci, membaca judul post ini, tapi mendadak benci itu hilang berganti bangga.

Jika saja revolusi kemerdekaan kita itu berakhir dengan kekalahan, maka kita sekarang akan mengenal Bung Karno dan Bung Hatta sebagai pimpinan ekstrimis dan teroris. Juga Bung Tomo sebagai provokator.

Jika G30S/PKI berhasil, maka kita akan pelajari bahwa Ahmad Yani sebagai penjahat, sedangkan Aidit dipuja-puja seperti halnya Mustafa Kemal di Turki.

Betapa tipisnya batas antara penjahat dan pahlawan.

Hanya renungan ringkas seputar kejadian-kejadian 2-3 hari belakangan ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: