Ijinkan aku curhat

August 16, 2008 at 12:21 pm (Life)

Kamis sore kemarin (12 Sya’ban ?) aku dapat sms ngabari bahwa bapakku sakit. Malamnya dikabari bahwa sudah masuk rawat inap karena pendarahan lagi di kepala. Bukan yang pertama sih. Pertama kalinya tahun 2002. Kali ini darahnya tidak bisa dikeluarkan karena tempat perdarahannya tidak di tepi otak, melainkan lebih ke dalam.
Malam itu juga aku putuskan nyebrang ke Lampung. Sebelum berangkat tidur dulu sambil nunggu anak istriku selesai kemas-kemas, berangkat jam 1 pagi. Sampai di Bandar Lampung langsung ke rumah sakit. Adikku sudah sampai duluan karena dapat tumpangan kecepatan tinggi dari Way Kanan (nyaris ujung utara Lampung). Sedihnya aku waktu tahu bahwa bapak gak langsung sadari keberadaanku. Kesadarannya gak penuh. Ibu nangis saat beritahukan bahwa pengelihatan bapak mungkin buram permanen akibat serangan yang ini. Tampaknya komunikasiku dengan bapak bakal gak lagi lewat SMS, kudu lewat telpon langsung.

Sekarang kondisi bapak mulai stabil, walaupun kesadarannya masih agak samar. Hari ini (15 Sya’ban) masih belum keluar RS. Mohon doa pengampunan, permaafan, dan kesembuhan untuk bapakku ya. Juga kesabaran untuk kami.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: