Apa jadinya kalau Sang Murabbi dibajak?

August 2, 2008 at 4:30 am (Islam, religion) (, , , , )

Terkadang aku memang harus diingatkan tentang sesuatu yang sudah sangat jelas, bahwa membajak film Sang Murabbi itu bukan cuma mencuri hasil keringat para kru pembuatnya, tapi juga memakan harta anak yatim tanpa hak, anak-anaknya almarhum ustadz Rahmat sendiri.

Aku cuma bisa lakukan ini.

Bacalah yang kukutip dari blognya Zul Ardhia (sutradaranya Sang Murabbi) di bawah ini

Pada malam tadi juga, di daerah Pancoran-Tebet, saya bertemu dengan beberapa saudara-saudara saya. Ada Akh Yulius (KetUm MBR), Akh Tyo dan Ridwan (Iqro) serta Pak Ami Taher (CaBup Kerinci). Setelah selesai membahas urusan Pak Ami, kami pun berbincang soal Film Sang Murabbi. Satu hal yang membuat saya tertegun agak lama adalah saat akh Tyo bertanya, “Bang Zul, antum sudah siap belum kalau Sang Murabbi dibajak?”

Pertanyaan ini memang bukan untuk pertama kalinya saya dengar. Dulu pun saat hendak mencari investor, Ust. Triwisaksana pernah bertanya soal ini. Ketika itu saya menjawab akan berkhusnudzon saja. Yang terpenting produksi jalan saja dulu. Tapi, kali ini di saat film Sang Murabbi siap untuk dirilis, pertanyaan yang sama itu terasa lain. Ada sesuatu yang menggiris hati saya. Benarkah ada saudara-saudara saya, ikhwan wal akhwat fillah yang berniat membajak? Ini kan film dakwah? Film umat? Filim tentang Usrt Rahmat Abdullah Allahuyarham yang kita hormati dan cintai? Adakah yang tega untuk membajaknya?

Saya coba ungkapkan fikiran itu kepada teman-teman. Akh Tyo sambil tersenyum menasehati saya, “Akhi, antum jangan terlalu naif. Tidak semua ikhwah mempunyai fikiran yang sama dengan kita bahwa dalam berdakwah kita harus mau berkorban dan berkontribusi untuk dakwah. Akan ada saja ikhwah yang entah dengan niat dan alasan apa, tega membajak Sang Murabbi.”

Astaghfirullah! Ya, Allah benarkah begitu? Sungguh saya tidak mampu membayangkannya. Saya teringat pada saudara-saudara saya; para crew, para pemain, para ustadz yang mendanai film ini, juga para senior seperti Mas Embie dan Mas El Badrun (Penata Artistik). Semuamya telah bekerja keras dan bersungguh-sungguh mewujudkan cita-cita, melakukan perluasan dakwah melalui film. Apakah ini akan berakhir sia-sia?

Ya Allah, ya Rabb yang Maha Benar. Berilah kami petunjuk dan penerang akan kegundahan hati ini.

Saya juga teringat akan keluarga Ust. Rahmat Abdullah Allahuyarham, akankah saudara-saudara saya yang berniat membajak (tentu saja saya berharap ini tidak terjadi) akan tetap melaksanakan niatnya jika mereka tahu bahwa dalam setiap keping VCD/DVD yang dipasarkan, ada hak royalti bagi keluarga Ust. Rahmat Abdullah? Akankah mereka tega melakukan pembajakan?

3 Comments

  1. Sang Murobbi butuh 40 ribu VCD terjual « hungry mind perpetually wanders said,

    […] Kusampaikan jeritan hati sutradaranya terkait kemungkinan film ini dibajak. Saya membayangkan, jika saja ada 40.000 keping VCD yang […]

  2. YoHang 07 said,

    Tapi alangkah baiknya ‘anti-pembajakan’ ini juga diterapkan secara totalitas juga oleh ummat. Tidak membajak film Sang Murabbi, tapi MP3, software, dsb yang lainnya bajakan. Sama saja kan. Jadi jangan ada standard ganda: kalau dari ikhwah, jangan dibajak, tapi kalau dari yang lainnya, tidak apa-apa😉

  3. Reza Primardiansyah said,

    Setuju, akh Yoga. Laptop saya ini insya Allah bebas software bajakan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: